Cara Pemberian Pakan Anakan Murai Batu Umur 0 Sampai 4 Minggu
Selama berada di dalam inkubator, anakan murai harus disuapi setiap jam. Pakan yang bisa diberikan di antaranya voer sebagai pakan utama, serta campuran voer dan kroto sehingga pakan selingan Agar mudah diberikan kepada anakan, pakan tersebut harus dicampur dengan air panas sehingga tidak berantakan dan saling melekat. Penggunaan air panas juga bertujuan agar anak murai batu tidak terkena diare. Pemberian pakan ini merupakan proses adaptasi agar anakan murai bisa mengonsumsi pakan olahan ketika dewasa. Berikut pengaturan pemberian pakan kepada anakan murai batu berdasarkan perkembangan umurnya.
Umur Satu hingga Tiga Minggu
Saat disapih, anakan harus suapi atau dioloh setiap 1 jam sekali. Lakukan pemberian pakan voer serta campuran voer dan kroto selama tiga minggu. Pastikan saat meloloh, anakan murai tidak terlalu kenyang meskipun masih mau disuapi. Namun, juga jangan sampai anakan murai batu kelaparan. Karena itu, lebih baik suapi anakan murai dengan porsi secukupnya setiap jam.
Lakikan pelolohan anak murai pukul 06.00 pagi. Sebelumnya, buat adonan pakan yang banyaknya sesuai dengan jumlah anakan. Untuk 2 ekor anakan, campur 2-3 sendok makan voer dan 2-3 sendok kroto bersih ke dalam air panas secukupnya. Pastikan adonan pakan mengembang, lalu aduk hingga tercampur merata. Pastikan adonan langsung habis agar tidak basi.
Bisa pula ditambahkan vitamin, seperti Vitachick atau Vitasol dengan dosis secukupnya ke dalam adonan opakan untuk menjaga kesehatan anak murai. Anakan disuapi bisa menggunakan sumpit atau sendok kecil seukuran mulut anakan murai. Loloh anakn sebanyak 3-4 suap dalam sekali pembrian pakan, tergantung dari usia anakan tersebut. Setelah selesai diberi makan, beri minum menggunakan pipt kecil kepada anakan.
Umur Satu hingga Tiga Minggu
Saat disapih, anakan harus suapi atau dioloh setiap 1 jam sekali. Lakukan pemberian pakan voer serta campuran voer dan kroto selama tiga minggu. Pastikan saat meloloh, anakan murai tidak terlalu kenyang meskipun masih mau disuapi. Namun, juga jangan sampai anakan murai batu kelaparan. Karena itu, lebih baik suapi anakan murai dengan porsi secukupnya setiap jam.
Lakikan pelolohan anak murai pukul 06.00 pagi. Sebelumnya, buat adonan pakan yang banyaknya sesuai dengan jumlah anakan. Untuk 2 ekor anakan, campur 2-3 sendok makan voer dan 2-3 sendok kroto bersih ke dalam air panas secukupnya. Pastikan adonan pakan mengembang, lalu aduk hingga tercampur merata. Pastikan adonan langsung habis agar tidak basi.
Bisa pula ditambahkan vitamin, seperti Vitachick atau Vitasol dengan dosis secukupnya ke dalam adonan opakan untuk menjaga kesehatan anak murai. Anakan disuapi bisa menggunakan sumpit atau sendok kecil seukuran mulut anakan murai. Loloh anakn sebanyak 3-4 suap dalam sekali pembrian pakan, tergantung dari usia anakan tersebut. Setelah selesai diberi makan, beri minum menggunakan pipt kecil kepada anakan.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar