Cara Merawat Kambing Perah Secara Benar

Cara merawat kambing perah secara benar.Kambing merupakan ternak ruminansia atau ternak penambah biak. Hewan kambing ini memamah makanannya dua kali. Awalnya, pakan yang sudah dikunyah di telan. Pakan ini termasuk kedalam rumen atau lambung pertama. Saat istirahat, pakan tadi dikembalikan kerongga mulut untuk dikunyah lagi.

Setelah halus, pakan ditelan dan masuk ke retikulum atau lambung bagian kedua. Selanjutnya, pakan akan diteruskan ke omasum atau lambung bagian ketiga kemudian ke abomasum atau lambung bagian keempat.

Capra aegagrus hircus atau kambing sudah didomestikasi manusia sejak 9.000-11.000 tahun yang lalu didaerah pegunungan di Asia Barat. Mungkin kambing merupakan binatang yang paling awal dijinakkan, atau kalau tidak, setelah anjing. Tak heran bila kambing begitu dekat dengan kehidupan manusia.

Hampir semua bangsa di dunia mengenal kambing. Ada kambing alpine, yang berasal dari pegunungan Alpine di Swiss dan prancis yang kemudian menyebar ke Amerika. Ada pula kambing anatolia, yang berkembang didaerah Anatolia, Turki, yang merupakan kambing asal Suriah. Ada pula kambing argentata dari daerah sekitar Gunung Etna di bagian Timur Sisilia, Italia. Itu hanya beberapa contoh saja, masih banyak jenis kambing yang lain.

Di Indonesia, masyarakat sudah biasa memelihara kambing sejak zaman dulu. Sebutkan nama kambing yang diikuti dengan nama daerah menjadi bukti yang sahih. Kambing Jawa merupakan sebutan lain untuk kambing kacang. Ada pula kambing Samosir, yang berkembang di pulau samosir, Sumatera Utara.

Ada juga kambing muara, yang berkembang dikecamatan Muara, yang berkembang dikecamatan Muara, Tapanuli Utara. Bila ditelusuri, hampir setiap pulau di Indonesia memiliki kambing lokal yang adaptif dengan lingkungan dan iklim setempat.

Ada beberapa alasan mengapa kambing begitu dekat dengan kambing begitu dekat dengan kehidupan manusia. Di desa ataupun di kota, ternak ini banyak dipelihara. Yang pertama, kambing merupakan ternak yang mudah dipelihara. Ternak ini mampu beradaptasi dengan beragam kondisi georafis dan iklim disuatu wilayah. Ternak ini juga cerdas dalam memilih makanan. Mereka tahu apakah suatu jenis daun dan rumput beracun atau tidak.

Disamping mudah dipelihara, kambing banyak memberikan manfaat kepada manusia. Ternak kambing bisa menjadi sumber pendapatan dan sering kali menjadi penyelamat ekonomi rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan yang mendesak dan darurat. Ternak kambing juga menjadi sumber gizi bagi manusia. Susu dan daging kambing merupakan bahan pangan bergizi yang dibutuhkan manusia.

Selain beberapa manfaat tersebut, kambing menghasilkan limbah berupa feses atau kotoran dan urine yang bisa diubah menjadi pupuk organik berkualitas. Pupuk organik dari kotoran dan urine kambing dapat memperbaiki sifat fisika, biologi, dan kimia tanah. Kotoran dan urine kambing juga dapat diolah menjadi biogas sebagai sumber energi untuk penerangan atau memasak.

Berbagai jenis kambing sendiri digolongkan menjadi kambing bertipe dwiguna karena selain menghasilkan susu, dagingnya juga bisa dikonsumsi. Namun, tampaknya lebih pas bila kambing perah disebut sebagai kambing multi guna. Selain menghasilkan anakan yang bisa dijual, menghasilkan kulit sebagai bahan kerajinan, serta menghasilkan pupuk organik dan biogas. Artinya, manfaat yang bisa diperoleh dari kambing perah sangat banyak.

Komentar

  1. Mantap pak terima kasih atas ilmunya. Ternyata gampang-gampang susah yaa ngerawat kambing.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Mesin Tetas Telur Dari Kardus Bekas

Kualitas Burung Perkutut Berdasarkan Umur

Cara Pemeliharaan Anak Kambing Usia 0-4 Bulan

Jenis-Jenis Makanan Puyuh Beserta Perlengkapanya

Cara Benar Menangani kambing Yang Melahirkan

Fungsi Mail Merge Pada Microsoft Word

Panduan Lengkap Mengembalikan Setingan Microsoft Excel Sesuai Standar Pabrik

Cara Perawatan Induk Murai Batu Semasa Mengeram 1 Sampai 14 Hari

Cara Membuat Tanda Tangan Digital Di MS Excel

Cara Menghapus Password Pada Workbook MS Excel